Bayangkan ini: kamu duduk manis di ruang rapat, memegang dokumen manajemen risiko setebal ensiklopedia, sambil tersenyum penuh percaya diri. “Kita sudah siap menghadapi segala kemungkinan,” katamu, seolah-olah alam semesta akan tunduk pada spreadsheet-mu yang rapi. Tapi mari kita jujur—ketika gempa …